Cara Menulis Headline yang Menarik Perhatian

Cara Menulis Headline

Headline ibarat sebuah ‘jendela’ dalam sebuah artikel atau konten di internet. Karena pentingnya headline ini maka kamu tidak bisa sembarangan tanpa tahu cara menulis headline yang menarik perhatian.

Tak berlebihan jika banyak orang bilang, tanpa headline yang menarik, mustahil sebuah konten akan mendapatkan banyak pengunjung. Tugas kamu sekarang adalah membuat konten yang membuat audiens penasaran.

Cara Menulis Headline

Lantas, bagaimana cara menulis headline agar audiens menarik dan terus membaca artikel kamu? Berikut tipsnya yang bisa kamu lakukan.

Pahami Target Pembaca

Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk membuat tulisan yang menarik perhatian adalah dengan memahami target pembaca.

Mengapa ini penting? Karena pembaca sebagai objek utamanya. Pembaca adalah audiens yang ingin kamu tuju agar tertarik membaca konten artikel kamu.

Tidak ada salahnya kamu melakukan survei kecil-kecilan untuk mengetahui objek pembacanya.

Survei berdasarkan kelompok umur, misalnya, jika yang jadi target pembaca adalah usia remaja. Maka bahasa yang digunakan sebaiknya bahasa sehari-hari yang tidak terlalu formal.

Umumnya, pembaca remaja menyukai tulisan dengan gaya bahasa yang santai. Istilah-istilah yang dipakai pun hendaknya istilah umum yang mudah dipahami.

Gunakan Angka

Apa pentingnya angka atau nomor pada headline? Ternyata, angka selalu menjadi magnet efektif untuk menarik audiens terus penasaran ingin membaca konten kamu di internet.

Mengutip hasil penelitian oleh Neil Patel, headline yang menggunakan angka ternyata 73% lebih efektif bisa menarik pembaca.

Bagaimana Neil Patel menjelaskan angka itu? Angka pada headline akan mendorong otak memahami lebih cepat. Lebih dari itu, angka pada headline membuat audiens makin penasaran.

Namun, untuk penggunaan angka di headline, tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada baiknya kamu menggunakan angka ganjil. Soalnya angka ganjil diyakini lebih ampuh dibanding angka genap.

Ternyata, angka ganjil di headline sudah banyak dipraktekkan dan hasilnya terbukti lebih efektif – membuat audiens tertarik membaca kontennya.

Berikan Alasan

Penting dalam menulis headline agar memberikan alasan sehingga audiens bersedia membaca artikel kamu.

Pertanyaannya, mengapa kamu perlu menulis artikel dan apa alasan paling kuat yang membuat kamu tertarik menulis artikel tersebut?

Dalam beberapa artikel, kata-kata seperti trik, alasan, tips, ide, cara, rahasia, fakta, dll., sering dipakai untuk membuat headline.

Judul tulisan ini adalah contoh kata-kata alasan yang kuat: “cara menulis headline yang menarik perhatian.”

Picu Emosional Pembaca

Yang harus kamu lakukan untuk menulis headline yang menarik adalah dengan membuat pembaca merasa terhubung secara emosional dengan artikel kamu.

Tulisan yang memicu emosi pembaca adalah yang mampu memberikan motivasi, inspiratif, dan bukan tidak mungkin bersifat provokatif. Sehingga mereka tergerak untuk membaca artikel kamu.

Headline yang bagus juga bukan hanya berisi informasi yang baik-baik saja. Informasi yang negatif justru kerap memicu emosional pembaca. Contohnya, tentang informasi sampah di pantai.

Kamu bisa saja membuat informasi dalam headline yang bersifat negatif. Misalnya, ‘Sebuah Pantai di Daerah A Kotor Karena Tumpukan Sampah’.

Headline ini tentu akan membuat emosi, marah atau kecewa pada pecinta lingkungan atau wisatawan yang ingin berkunjung ke pantai itu.

Gunakan Kata Tanya

Menggunakan kata tanya juga menjadi salah satu cara agar headline menarik untuk dibaca para audiens. Namun, dalam penggunaan kata tanya sebaiknya disesuaikan dengan isi artikel.

Kata tanya, jika digunakan dengan tepat, bisa membuat orang penasaran, sehingga dia terdorong untuk membaca konten artikel kamu.

Ada banyak macam kata tanya yang bisa digunakan dalam membuat headline, misalnya ‘bagaimana’ atau ‘kenapa’, dsb.

Pertanyaan itu juga harus provokatif. Tujuannya, untuk mengundang para pembaca merasa terlibat.

Gunakan Kata Kunci

Kamu sudah menggunakan kata tanya yang tepat. Agar lebih cepat menuju sasaran headline yang dibuat, kamu harus menggunakan kata kunci (keyword) SEO.

Pilih dan gunakan keyword yang masuk peringkat teratas di dalam Google search engine. Jangan lupa juga, kata kunci yang kamu pilih harus sesuai dengan website atau produk yang dipasarkan.

Bermain Dengan Kata

Selain menggunakan kata tanya dan kata kunci, untuk membuat tulisan headline lebih efektif, kamu harus bisa bermain dengan kata-kata. Sebagai penulis, tentu kamu harus banyak menguasai kosa kata.

Boleh dibilang, permainan kata adalah keyword dalam headline. Karena pentingnya penguasaan kata, kamu harus bisa memilih kata yang tepat.

Contoh permainan kata dalam headline, misalnya untuk penggunaan bahasa yang ‘kuat’. Misalnya, ‘tips ampuh membersihkan lantai agar kinclong’, dll.

Headline yang kamu buat hendaknya juga mengandung kata tanya, seperti ‘who’ untuk membuat audiens makin penasaran dengan headline kamu.

Berikan Janji pada Pembaca

Menulis headline itu memberikan harapan baik kepada para audiens, termasuk memberikan janji ‘manis’ kepada pembaca. Janji dalam headline sangat dibutuhkan karena bisa memunculkan emosi pembaca.

Kata-kata yang kuat bernada janji dalam headline, misalnya ‘cara lulus kuliah cepat dengan nilai terbaik’. Janji seperti ini pastinya bakal menarik minat baca para audiens.

Namun, agar janji itu bisa bekerja, kamu harus melakukan riset secara mendalam tentang bagaimana mewujudkan impian lulus kuliah cepat dengan hasil nilai terbaik.

Ingat, membuat judul atau headline jangan hanya untuk clickbait. Jika hanya itu tujuan kamu, visitor tentu akan segera meninggalkan website kamu karena tipsnya tidak bermanfaat.

Tulis Banyak Headline

Menulis headline yang bagus juga perlu latihan. Cobalah kamu menulis banyak headline supaya punya berbagai pilihan bagus.

Bisa sampai 10 headline untuk satu artikel. Dan, dari 10 headline yang kamu tulis itu, coba pilih headline yang paling baik.

Namun, jika kamu tidak mau repot-repot mencari kata atau kalimat headline yang tepat untuk konten artikel kamu. Kamu bisa memanfaatkan jasa penulis artikel (https://saungwriter.com/)untuk membantu membuatkan headline. 

Perhatikan Akurasi

Satu hal yang tidak kalah penting dalam membuat tulisan headline yang menarik adalah soal akurasi. Dalam membuat headline harus benar-benar akurat dan sesuai dengan konten artikel.

Contoh akurasi data itu misalnya, kamu membuat headline 10 perguruan tinggi terbaik di tahun 2021. Ternyata, setelah dilakukan pengecekan ulang, 1 dari 10 nama perguruan tinggi sudah tidak lagi menjadi yang terbaik di 2021.

Data yang kamu sampaikan itu jelas tidak akurat karena ternyata hanya 9 perguruan tinggi yang tercatat terbaik. Padahal, kamu menulis dalam headline 10 perguruan tinggi.

Punya Keahlian Copywriting

Untuk bisa menulis headline yang baik, kamu perlu menguasai keahlian copywriting. Apalagi, untuk pembuatan konten, copywriting skill wajib dimiliki.

Tujuannya, agar para pembaca bisa berlama-lama membaca seluruh informasi yang kamu sampaikan.

Sekarang tinggal untuk tujuan apa, kamu menulis headline. Jika untuk tujuan marketing, sebaiknya ada kalimat yang membuat CTA (Call To Action) di akhir paragraf.

Tujuan CTA adalah untuk mengarahkan para audiens atau potential buyers untuk membeli produk yang kamu tawarkan. Fungsi headline disini lebih sebagai soft selling.

Beberapa cara menulis headline di atas layak kamu coba agar konten bisa lebih menarik para pembaca. Yang kamu inginkan tentu bukan sekedar clickbait, namun juga audiens mau berlama-lama membaca tulisan kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.